CV. Gudang Madu Sumatera (GMS)

CV. Gudang madu sumatera (GMS) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perlebahan yang berdomisili di Kota Jambi.

GMS di gawangi oleh anak-anak milenial yang terlahir dari komunitas INSPIRATOR LEBAH MADU INDOENSIA (ILMI)
GMS berdiri sesuai dengan akta notaris pada tanggal 13-05-2020.

Visi dan Misi GMS

01.

Latar Belakang

Berlatar belakang dari keprihatinan para pendiri GMS terhadap ketertinggalan industri perlebahan di Indonesia dan rusaknya pasar madu Indonesia yang di dominasi oleh madu sintetik oplosan dan sirupan (SOS).

GMS berdiri dengan di dasari visi dan misi menyelamatkan dan mensejahterakan para peternak dan pedagang madu yang berkecimpung di industri perlebahan.

02.

Swasembada Madu untuk Indonesia

Dengan inovasi edukasi yang massif & terstruktur ke berbagai wilayah, khususnya di Sumatera. GMS mencetak SDM peternak lebah yang unggul di daerah yang potensial, sehingga potensi alam Sumatera khususnya dapat di kelola dengan baik.

Luasnya hutan alam, tanaman perkebunan, hutan tanaman industri dan hijaunya bumi Sumatera, seharusnya menjadi surga bagi para peternak lebah, jika di kelola dengan baik dan maksimal maka akan terwujud swasembada madu untuk Indonesia, sehingga tidak di banjiri lagi oleh madu sintetik dari luar negeri yang mendominasi pasar madu domestik.

03.

menghasilkan madu terbaik

Kami sangat serius untuk mewujudkan swasembada madu yang benar benar murni alami dari nektar, yang di butuhkan oleh produsen pengemasan produk madu, bahan campuran produk herbal, industri makanan, farmasi , dan produk kesehatan yang lainnya.

GMS mengelola koloni apis mellifera dan jenis lebah trigona produktif dalam skala besar, bekerjasama dengan puluhan kelompok tani lebah dengan sitem perberdayaan masyarakat yang berkesinambungan & bersistem.

Koloni Lebah

Untuk spot/konsentrasi ternak lebah, GMS bekerjasama dengan PT. WIRAKARYA SAKTI (SINAR MAS GRUP), menempatkan kotak koloni lebah di hampir 300.000 hektar tanaman akasia yang di tanam oleh perusahaan agroforestri tersebut sebagai pakan utama lebah madu.

Tanaman akasia mengeluarkan nektar  ekstraflora dari pangkal daun yang tidak pernah berhenti dan tidak mengenal musim, berbeda dengan nektar yang berasal dari tumbuhan lain yang berbunga musiman, sehingga kami dapat menghasilkan madu murni yang melimpah, stabil, dan sepanjang tahun tanpa putus.

Kami menjamin ketersediaan pasokan bagi para produsen yang membutuhkan pasokan madu murni, baik kebutuhan lokal maupun ekspor dengan standar mutu yang terbaik.

Pertanyaan

Tentang Produk GMS

Kami sangat mengerti , kualitas , kealamian adalah priorotas utama anda.

Untuk itu kami mengkondisikan areal farming yang sangat terjaga alamnya, jauh menyeruak menerjang pedalaman hutan Sumatera.

Kami membawa ribuan koloni lebah madu unggul kedalam hutan, agar madu yang di hasilkan sangat alami, organik, terjaga dari polusi udara, pupuk kimia, maupun kontaminasi pestisida pertanian.

Alami sebagaimana persembahan dari alam.

Ribuan hektar hutan tanaman industri akasia yang di tanam oleh beberapa perusahaan  di Sumatera inilah yang menjadi sumber pakan lebah madu.

Dari setiap pangkal daun muda akan mengeluarkan embun nektar mulai sore hari sampai dengan pagi hari

Embun nektar dari dedaunan pohon akasia inilah yang nantinya akan di ambil oleh lebah dan di bawa ke dalam sarang mereka untuk di proses menjadi madu.

Butuh waktu sampai dengan 10-12 hari nektar akasia tersebut di rubah menjadi madu yang kental, matang, tua dan penuh dengan manfaat.

Kami punya standar yang ketat dalam hal teknis budidaya & pengolahan paska panen madu,  sehingga kami dapat memastikan madu yang kami hasilkan adalah madu yang terbaik.

Kami hanya akan memanen apabila madu sudah tertutup dengan sempurna, dengan kadar air berkisar antara 21- 22 % sesuai dengan standar mutu nasional Indonesia yang berlaku.

Produk GMS

Saat ini terdapat 2 varian madu dengan sumber nektar yang berbeda, yaitu madu dari nektar Akasia Mangium & Akasisa Crassicapra.

Kedua jenis tanaman akasia ini menghasilkan ciri khas madu yang sangat berbeda.

Akasia Crassicarpa

Akasia crassicarpa adalah salah satu jenis akasia yang di budidayakan atau di tanam pada media tanah gambut dan rawa. Akasia crassicarpa produktif mengeluarkan nektar pada umur 6 bulan – 2 tahun.

Madu Carpa

Lebah yang di budidayakan di lahan akasia jenis ini menghasilkan warna madu gelap kemerahan (amber). Dengan ciri khas rasa kuat, harum , manis dengan sedikit asam yang terasa hangat di lidah.

Pohon Akasia Mangium

Akasia mangium adalah jenis akasia berdaun lebar yang di tanam pada tanah mineral, Akasia jenis ini sangat produktif mengeluarkan sekresi nektar sebagai pakan lebah madu.

Madu Mangium

Nektar dari pohon akasia mangium menghasilkan warna madu dengan warna kuning soft, dengan citarasa manis lembut, aroma wangi nektar yang khas dan sangat segar saat di lidah.

01.

Distribusi

Areal lahan gambut, rawa dan medan yang sulit mengharuskan kami menggunakan jerigen yang dapat memudahkan untuk menstransportasikan madu dari areal ke gudang.

WhatsApp Image 2020-09-26 at 21.13.29

02.

Gudang

Gudang GMS berdomisili di pusat Kota Kambi, sehingga proses pengiriman kepada konsumen sangat mudah, banyak pilihan ekspedisi maupun kargo yang kompetitif.

WhatsApp Image 2020-09-26 at 21.13.26

03.

Kapasitas produksi

Di usia yang masih sangat muda ini, GMS mengelola lebih dari 20 titik lebah apis dorsata conservative & 3000 koloni lebah jenis apis meliefera, baik property milik GMS sendiri, investor & mitra peternak.

Dari seluruh asset yg di kelola GMS, saat ini kapasitas produksi GMS setiap bulannya mencapai 30-40 ton per bulan, variatif bergantung cuaca & kendala kendala tehknis di lapangan.

WhatsApp Image 2020-09-26 at 21.13.23

Video Peternakan GMS

Disinilah asal muasal madu GMS.

Galery Gudang Madu Sumatera

Inilah dokumentasi dari Gudang Madu Sumatera

Tim GMS

  • Pakar & Praktisi Perlebahan Nasional
  • Ketua ILMI regional Sumatra
  • CEO Sabun Lidah Buaya
  • Founder & Ketum NGO ILMI (Inspirator Lebah Madu Indonesia)
  • Ketua ILMI (Inspirator Lebah Madu Indonesia) regional Jambi
  • Ketua Asosiasi Makanan Minuman Kota Jambi (ASMAMI)
  • Owner madu serambi since 2015
WhatsApp Image 2020-09-27 at 09.13.07
  • Founder/CEO CV. ELWIRA JAYA FARMA
  • CEO BeeCare (Organik & Natural Skin Care)
  • Supervisor
  • Pakar Beekeepers & Praktisi Perlebahan Nasional
  • Owner Founder Naisha Madu Nusantara
  • Ketua ILMI regional Riau

Dewan Pendiri

  1. Ryan Petrich
  2. Debby Ilmi
  3. Rido Setiawan
  4. Sarwo Edi
  5. Thya Boby nmn

Dewan Direksi

  1. Debby Bustomi (Komisaris)
  2. Sarwo Edi (Direktur Utama)
  3. Kim Hasan Abrar (Direktur Keuangan, Analisa dan Pengembangan Bisnis)
  4. Rido Setiawan (Produksi)
  5. Ryan Petrich (Inovasi Bisnis dan Pemasaran)
  6. Thya Bobby (Marketing)
×

Powered by WhatsApp Chat

× Info Pemesanan